Mengidentifikasi Komponen yang Ada Dalam Sebuah Paper Penelitian
Mengidentifikasi Komponen yang Ada Dalam
Sebuah Paper Penelitian
Pada awal perkuliahan,
tepat pada tanggal 21 agustus 2017 adalah dimana dimulainya aktivitas
perkuliahan di Telkom University. Di awal perkuliahan tentunya setiap mahasiswa
dan dosen kembali ke rutinitasnya yaitu menjalani proses belajar mengajar.
Termasuk saya, saya adalah mahasiswa tingkat akhir program studi D3
Manajemen Informatika di Universitas Telkom. Di awal perkuliahan, saya bertemu
dengan dosen yang mengajar mata kuliah metode penelitian. Beliau adalah bapak
Agus Pratondo. Pada saat perkuliahan kami membahas terkait persiapan kami
di semester 5, mulai dari pembahasan mengenai metodologi
penelitian hingga membahas mengenai PA (Proyek Akhir) .
Di
akhir jam perkuliahan kami diberikan tugas yaitu mengidentifikasi sebuah
kalimat dalam suatu paragraf yang menentukan latar belakang/ pengantar, tujuan
penelitian, metode yang digunakan , dan hasil/ kesimpulan dalam suatu paper
penelitian yaitu dibagian abstract . Berikut adalah paragraf
yang akan di identifikasi :
Abstract :
Edge-based active contour models are effective in segmenting images with
intensity inhomogeneity but often fail when applied to images containing poorly
defined boundaries, such as in medical images. Traditional edge-stop functions
(ESFs) utilize only gradient information, which fails to stop contour evolution
at such boundaries because of the small gradient magnitudes. To address this
problem, we propose a framework to construct a group of ESFs for edge-based
active contour models to segment objects with poorly defined boundaries. In our
framework, which incorporates gradient information as well as probability
scores from a standard classifier, the ESF can be constructed from any
classification algorithm and applied to any edge-based model using a level set
method. Experiments on medical images using the distance regularized level set
for edge-based active contour models as well as the k-nearest neighbours and
the support vector machine confirm the effectiveness of the proposed approach.
Abstrak :
Model kontur
aktif berbasis sisi efektif dalam segmentasi gambar dengan intensitas inhomogeneity namun
sering gagal bila diterapkan pada gambar yang mengandung batasan yang tidak
tepat, seperti pada citra medis. Fungsi tepi-ujung tradisional (ESFs)
memanfaatkan hanya dengan informasi gradien, yang gagal menghentikan evolusi
kontur pada batas-batas tersebut karena besarnya gradien kecil. Untuk mengatasi
masalah ini, kami mengusulkan kerangka kerja untuk membangun sebuah kelompok
ESF untuk model kontur aktif berbasis tepi untuk menyegmentasikan objek dengan
batas yang tidak ditentukan dengan baik. Dalam kerangka kerja kami, yang
menggabungkan informasi gradien serta nilai probabilitas dari pengklasifikasi
standar, ESF dapat dibangun dari algoritma klasifikasi dan diterapkan pada
model berbasis tepi dengan menggunakan metode set tingkat. Percobaan pada citra
medis dengan menggunakan tingkat jarak yang diatur untuk model kontur aktif
berbasis tepi serta k-nearest neighbours dan
mesin vektor pendukung mengkonfirmasi keefektifan pendekatan yang diajukan.
Berikut adalah
hasil identifikasi dari kalimat diatas :
1. Pengantar/
Latar belakang
Edge-based active contour models are
effective in segmenting images with intensity inhomogeneity but often fail when
applied to images containing poorly defined boundaries, such as in medical
images. Traditional edge-stop functions (ESFs) utilize only gradient
information, which fails to stop contour evolution at such boundaries because
of the small gradient magnitudes.
Pada
kata pengantar atau introduction pada umumnya berisi tentang
deskripsi singkat permasalahan yang akan di ulas seperti kalimat di atas .
2. Tujuan
penelitian
To address this problem, we propose a
framework to construct a group of ESFs for edge-based active contour models to
segment objects with poorly defined boundaries.
Pada
tujuan penelitian berisi tentang usulan untuk menghadapi masalah yang telah di
identifikasi. Biasanya berisi tentang beberapa ide menarik atau gagasan
pada sebuah permasalahan tujuannya untuk mencari solusi atas permasalahaan yang
telah di identifikasi.
3. Metode yang
digunakan
In our framework, which incorporates
gradient information as well as probability scores from a standard classifier,
the ESF can be constructed from any classification algorithm and applied to any
edge-based model using a level set method.
Pada paragraf
diatas menyebutkan tentang metode yang digunakan untuk mewujudkan solusi atas
permasalahan yang telah di identifikasi.
4. Hasil/ Kesimpulan
Experiments on
medical images using the distance regularized level set for edge-based active
contour models as well as the k-nearest neighbours and the support vector
machine confirm the effectiveness of the proposed approach.
Tentunya
pada kesimpulan mendiskripsikan secara singkat dalam suatu pembahasan, baik itu
di dalam suatu paragraf ataupun dalam suatu tulisan penuh seperti kalimat di
atas.
Sekian hasil pengamatan saya terhadap paragraf di atas. Semoga bermanfaat. Mohon maaf atas kesalahan dalam penulisan kata ataupun kesalahan dalam pemahaman. Terimakasih ....
Komentar
Posting Komentar